Wednesday, February 18, 2009

Cerita seorang wanita...

Aku pinjam dari Z untuk aku kongsi bersama rakan2ku. Kata2 dalam petikan ini menguatkan hati2 yang membaca agar tidak tunduk pada desakan syaitan. Kadang2 begitu menyedihkan bila kaum sejenisku nekad menghabiskan riwayat mereka dengan secara terkutuk hanya kerana kecewa pada tindakan suami masing2. Lupakah mereka kasih sayang itu datangnya dari ALLAH swt. Selagi kita percaya kuasa ALLAH, selagi itulah kasih sayang tidak akan pupus. Bukankah dengan ujian juga yang membezakan darjat antara 2 insan. Semoga kita semua antara orang2 yang mendapat kemenangan di dunia satu lagi.....

Pada suatu malam, ia bermimpi dan bertanya kepada Tuhan."Ya Allah, mengapa wanita mudah sekali menangis?"Dalam mimpinya, Tuhan menjawab,"Saat Kuciptakan wanita, Aku membuatnya menjadi sangat utama.Kuciptakan bahunya, agar mampu menahan seluruh beban dunia dan isinya, walaupun juga, bahu itu harus cukup nyaman dan lembut untuk menahan kepala bayi yang sedang tertidur. Kuberikan wanita kekuatan untuk dapat melahirkan, dan mengeluarkan bayi dari rahimnya, walau, seringkali pula, ia kerap berulangkali menerima cerca dari anaknya itu. Kuberikan keperkasaan, yang akan membuatnya tetap bertahan, pantang menyerah, saat semua orang sudah putus asa. Pada wanita, Kuberikan kesabaran, untuk merawat keluarganya, walau letih, walau sakit, walau lelah, tanpa berkeluh kesah. Kuberikan wanita, perasaan peka dan kasih sayang, untuk mencintai semua anaknya, dalam kondisi apapun, dan dalam situasi apapun. Walau, tak jarang anak-anaknya itu melukai perasaannya, melukai hatinya.

Perasaan ini pula yang akan memberikan kehangatan pada bayi-bayi yang termengantuk menahan lelap. Sentuhan inilah yang akan memberikan kenyamanan saat didekap dengan lembut olehnya. Kuberikan wanita kekuatan untuk membimbing suaminya, melalui masa-masa sulit, dan menjadi pelindung baginya. Sebab, bukankah tulang rusuklah yang melindungi setiap hati dan jantung agar tak terkoyak?Kuberikan kepadanya kebijaksanaan, dan kemampuan untuk memberikan pengertian dan menyadarkan, bahwa suami yang baik adalah yang tak pernah melukai istrinya. Walau, seringkali pula, kebijaksanaan itu akan menguji setiap kesetiaan yang diberikan kepada suami, agar tetap berdiri, sejajar, saling melengkapi, dan saling menyayangi.

Dan, akhirnya, Kuberikan ia air mata agar dapat mencurahkanperasaannya. Inilah yang khusus Kuberikan kepada wanita, agar dapat digunakan kapanpun ia inginkan. Hanya inilah kelemahan yang dimiliki wanita, walaupun sebenarnya, air mata ini adalah air mata kehidupan". Maka, dekatkanlah diri kita pada sang Ibu kalau beliau masih hidup....Amin


MENGAPA HARUS KHAWATIR DENGAN SESUATU SELAIN ALLAH ? BUKAN KAH ITU HANYA BAYANG2 NAFSU DIDALAM DIRI KITA SENDIRI YANG MESTI DIABAIKAN . YAKIN LAH DENGAN PERTOLONGAN ALLAH YANG AMAT DEKAT .DIA SERTA KITA SEMUA .

No comments: